Dashboard | +Follow
Silent Lover
Bab 2
Friday, 6 April 2012 • 14:06 • 0 comments

          Setibanya Aina di kafe A Thousand Years , Aina bergegas ke dapur dan menarik tangan Ayin . " Ayin ! tolong aku pilih baju ni . " kata Aina separuh berbisik sambil berjalan menuju arah kereta Audi E-tron Concept , lalu membuka bagasi keretanya . " Sini aku tengok baju yang kau dah beli " kata Ayin sambil menarik beg yang berisi baju yang dibeli Aina . " Wah ! Gilalah baju yang kau beli semua daebak ( awesome ) . " kata Ayin sambil menunjukkan simbol ' good ' . " Cepatlah mane nak pilih ni ? " kata Aina sambil menarik-narik tangan Ayin . " Ok ok , untuk hari ni kau cuba pakai baju menonjol sikit " kata Ayin sambil mengangkat kening . " Are you sure ? " tanya Aina meminta kepastian . Ayin mengangguk kepalanya dengan mengangkat keningnya . Tiba-tiba " Hah  ! buat ape tu hah ? " Tanya Mimie dari arah belakang Aina . " Woi ! terkejut aku ! " kata Aina dengan nada yang tinggi . " Ala , chillax ( chill & relax ) . Gurau jer kot . " kata Mimie dengan muka yang tak bersalah . " Dah dah , jom masuk dalam sambung kerja jom . " kata Ayin meleraikan pergaduhan kecil itu . Aina pun menutup bagasi keretanya dan berjalan bersama-sama Mimie dan Ayin ke Kafe A Thounsand Years .

          " Goodluck .. Semoga Top tergoda dengan kau . Haha . " kata Mimie separuh berbisik memberikan kata-kata semangat kepada Aina apabila waktu kerjanya sudah tamat . " Eish kau ni . Seriously aku kene pakai baju sexy macam ni ? " kata Aina sambil membuat muka tidak yakin . " Nothing`s gonna happen laa .. " balas Mimie sambil menepuk bahu Aina . " Ok laa beb , aku balik dulu . Fighting ( seperti kata semangat . Selalu digunakan oleh orang Korea ) . " kata Ayin sambil melambaikan tangannya ke arah Aina . Mimie pun mencapai begnya yang berada di atas kaunter dan menuju ke kereta Nissan Fairlady nya yang berada di tempat pakir kereta . " Ahhh , macam mana ni . Aku bukannya terer bab-bab macam ni . Lagipun baju yang aku pakai ni lagi menjatuhkan dan mematahkan semangat aku . Aduh , matilah aku . " desis hati Aina . " Miss ? Miss ? " sapa seorang pelanggan perempuan menyebabkan Aina terhenti dari lamunannya . " Eh ? Eh ? So .. sorry . " kata Ayin sambil menggaru kepalanya yang tiba-tiba terasa gatal . " Haha , okay tak pe . Saya nak order ni . " balas pelanggan itu . " Haa , okay okay . " balas Aina sambil mencari kertas dan pen . 

           Aina pun berkerja di kafe itu seperti biasa . Akhirnya ,Top pun tiba di kafe A Thousand Years itu . " Ehh ! Tu kan Top ! Alamak , macam mana ni ? Err , nak pedulikan ke ? Ehh , sape nak ambik order nanti ? Alaaaa , jantung aku ! Aduh ! " desis hati Aina . Jantungnya berdegup dengan kencang sekali . Dia amat tidak yakin dengan penampilannya yang baru . Dia takut Top tidak akan suka dengan penampilannya yang baru . " Ehemm .. " Top berdehem menandakan dia mahu memesan sesuatu . Biasanya , tanpa dipanggil , Aina akan terus ke meja Top . Tetapi malam ini , akibat dia berasa gugup , dia tidak terus pergi ke meja Top . " Alamak , Top dah panggil laa . Err , macam mana ni ? Pergi je lah . Make it fast please ! Fighting ! " fikir Aina . Aina pun berjalan dengan perlahan ke arah meja Top . " Where`s my hot choco...." Top tidak menghabiskan kata-katanya . Aina mengangkat keningnya tanda dia tertanya-tanya . " Wow . You look so ... " tidak sempat Top menghabiskan kata-katanya , Aina mencelah . " I know ! I know ! I look ugly wearing this . But .. but .. i just want to change my style to be a better girl ! But , but .. I know it turn out horrible ! " jerit Aina sambil menutup mukanya dengan kedua belah tapak tangannya . 

          " Who say you look ugly ? " tanya Top . " Huh ? Err .. Emm .. It just .. It just i`m the one who thinks i look ugly wearing like this . " kata Aina sambil lalu mengetap bibirnya . " No you`re not . You look so beautifull even in a sexy dress . " kata Top sambil mengukir senyuman kepada Aina . " Ahhh , bestnya kene puji dengan Top . " desis hati Aina . Aina tidak terkata . Dia hanya membalas senyuman Top itu . Aina hanya berdiri kaku di tepi Top selama seminit dua . Dia amat tidak percaya apa yang telah berlaku . Top memuji dirinya ! " Why`re you still standing here ? Are you okay ? " tanya Top . " Aisyh , i .. love .. " belum sempat Aina menghabiskan kata-katanya , Top memetik jarinya di hadapan muka Aina menyebabkan Aina terjaga dari lamunannya . " Eh eh eh ! " Aina hilang keseimbangan lalu jatuh . Nasib baik , Top sempat menyambutnya daripada jatuh . Wajah Aina bertukar kemerahan . " Joeseonghamnida ( minta maaf ) " kata Aina dan bergegas pergi ke dapur untuk membuat hot chocolate untuk Top . Di dalam perjalanan pergi ke dapur , Aina berangan seorang diri . " Wahh , tak sangka aku Top akan puji aku . Ingatkan dia kan buat muka annoying tapi comel dia tu . " . " Wahh , dia sambut aku ke tadi ? Adakah itu mimpi ! " . " Seriously ? Malam apakah ini ! Tak mungkin semua ini betul . " 

ǝɯosǝʍ∀
Ayin * Aina


Hello we`re Ayin and Aina. We live in pluto. Have fun reading our fanfic. No harsh words, anons, haters, allowed here. Pretty Please?



Footprint
Print it here.


Hey there stanger. Leave your footprint here.


Memories


Big Clap
The Awesome People Behind the Scene


Skin by : Illi Shuhada
Template Basecode : Najmi Supian
Header : Illi Shuhada
Linkies code : WANA