Dashboard | +Follow
Silent Lover
Bab 4
Tuesday, 8 May 2012 • 18:55 • 0 comments

          Setelah Top dan Taeyang memandu kereta masing-masing keluar daripada kawasan perumahan Aito . Aina , Ayin dan Mimie pun masuk ke dalam rumah dan berbual-bual di ruang tamu . " Aina , ape kata Top dengan fashion malam tadi ? " . Kata Mimie sambil mengangkat keningnya sebelah sahaja . " Ok jer die cakap cantik baju yang aku pakai ni " . Kata Aina dengan yang suara yang lemah kerana dia kepenatan akibat tidur sehari suntuk . " Ok jer ? Tak bleh jadi ko kene tukar fashion lain " . Kata Mimie sambil menguap kepenatan . Mereka berbual sehingga waktu kerja Ayin dan Mimie , tetapi Aina sudah nyenyak tidur di atas sofa yang terletak di ruang tamu rumahnya . " Haisyh Aina ni , orang tengah rancak berbual dia pergi tidur . Tu lah pagi tadi ber shopping sakan ." kata Ayin sambil memandang Aina . " Entah apa yang dia mimpi sampai nak tukar style die pun aku tak tau lah . " kata Mimie sambil menguap . Mereka pun berjalan ke bilik masing-masing di tingkat dua .

          "  Onul I jinamyon non sarajil monji sarang I mwonji ~ " Kedengaran bunyi lagu Big Bang - Love Dust yang disetkan menjadi caller ringtone nya . " Argh , penatnya . "  keluh Aina sambil melihat jam yang tinggi yang terletak di sudut rumahnya yang menunjukkan pukul 1.00 petang . Aina melihat ke arah telefonnya yang berdering dan menunjukkan seseorang sedang menelefonnya . Tanpa berfikir panjang Aina pun menjawab panggilan itu . " Hello ? " memulakan perbicaraan , " Hello ? Can i speak to Aina ? " kedengaran suara yang amat garau di talian . " Okay i`m Aina , who are you ? " tanye Aina sambil meneka-neka siapa di talian telefon bimbitnya . " Oh , Aina it ' s me , Top . " jawab lelaki yang berada di talian telefonnya , " Ouh , Top ! Where did you get my number ? " tanya  Aina kebingungan . " I hope you don ' t mind , I get your number from Ayin and Mimie . " terang Top kepada Aina . " Ouh , emm and why you call me ? " , tanya Aina dengan nada tertanya-tanya . " Erm . I just want to bake cookies with you . The cookies that i eat with Taeyang last night was so delicious ! " jawab Top . " Ouh , okay . So , you have to go to my house ." kata Aina . " Ok I ' ll be there in 15 minute . " kata Top . " Ouh ok ." Kata Aina lalu menamatkan panggilan . 

          " Top nak datang ? Die dapat nombor aku dari dua orang minah Zimbawe tu ! Mampus aku ! " desis hati Aina . Aina pun berlari menuju ke arah biliknya dan bersiap . Aina pun mencapai telefon di meja soleknya dan menelefon Ayin . " Hello Ayin . " kata Aina memulakan perbualan . " Hello Aina . Ha , kenape ? Cakaplah cepatlah ade ramai pelanggan dekat cafe ni . " kata Ayin dengan nada yang bersahaja . " Kenape ? Kau boleh tanya aku kenape ? Kenape kau tak bagi tau yang Top mintak number phone aku ? " tanya Aina dengan nada yang marah . " Chillex ( chill & relax ) ! Sebenarnya kau suka kan ? Kau kan die hard fan die . " jawab Ayin bersahaja . " Yela , aku mengaku aku suka . Well , dah lama aku nak number Top ! By the way , mane recipe cookies tu ? " tanya Aina . " Kat atas microwave , ambil lah ! " jawab Ayin . " Tapi aku tak reti nak buat cookies ! " Kata Aina dengan nada sedih . " Aku taulah yang kau tak reti buat cookies ! Aku dah bagi tau Top , die kate die pro buat cookies ! So don't worry ! Ape-ape pun , goodluck dear ! Bye ! " Ayin pun menamatkan perbualan mereka . " Ergh , macam mane ni ? Sekejap lagi Top sampai ! Aina , kau kene relax . Everythings gonna be alright . " Desis hatinya . Beberapa minit kemudian , kedengaran bunyi kereta Audi E-tron Spyder Top yang berwarna silver di luar rumah Aina . 

          Aina pun keluar dari rumahnya dan membuka pintu pagar untuk Top . " Hye Top . " kata Aina . " Hye . " balas Top . " Emm , did you buy something for .... " belum sempat Aina menghabiskan kata-katanya , Top mencelah " I buy the basic ingredients for making cookies . " . " Ahh , i see . Okay . Come in . Let`s bake our cookies . " ajak Aina . " Okay . " balas Top lalu mengukir sebuah senyuman . Mereka pun masuk ke dalam rumah Aina dan pergi ke bahagian dapur . Top meletakkan bahan-bahan untuk membuat biskut yang dibelinya di atas sebuah meja . " Okay , let`s see the ingredients that you bought . " kata Aina sambil membaca resipi biskut itu . " I have bought the basic ingredients . Let me see the recipe . " kata Top . Aina pun mengulurkan resipi biskut itu kepada Top . Top membacanya beberapa saat dan berkata " Hmm , okay let`s bake it . " kata Top . " What must we do first ? " tanya Aina yang tidak arif tentang membuat biskut . " First , we must weigh the flour . " kata Top . " Okay . I`ll get you the scales . " kata Aina lalu mengambil penimbang di dalam sebuah almari kecil . Mereka berdua membuat biskut itu bersama-sama .

*Sementara itu , di kafe A Thousand Years* 
          Ayin dan Mimie berkerja di kafe itu seperti biasa . Pada hari itu , tidak ramai pelanggan datang ke kafe mereka . Ayin duduk di sebuah meja yang menghadap tasik . Permandangan tasik itu amat menyenangkan . Cuaca pada petang itu berangin . Ayin mendagu sambil memandang tasik itu . Dia menutup matanya . Entah mengapa dia teringat kan Taeyang yang datang ke rumahnya pada malam semalam . " Malam semalam .. Hmm , macam mimpi pula . Macam tak percaya Taeyang datang rumah aku . Well , mase first aku datang Korea ni , aku memang nak sangat jumpa Taeyang dengan Bigbang . Sebab tu lah aku cadangkan dekat mama dengan papa aku nak pergi Korea . Then Mimie dengan Aina pun setuju . Untunglah aku dapat kakak dengan adik yang macam tu . Hehe . Hmm , nasib baik perniagaaan kafe ni ok . Kalau tak memang kena balik United States duduk dengan mama and papa lah jawabnya . " sedang ayin mengelamun , dia dikejutkan oleh seorang lelaki yang memakai jaket . " Eh ? Taeyang ? Emm , rasanya bukan . Mesti pelanggan je ni . " fikir Ayin . " Emm , have a sit sir . " kata Ayin . Dia ingin pergi ke kaunter untuk mengambil sebuah buku nota kecil untuk mengambil order . " Eh ? What`s wrong with her ? " fikir Taeyang . Taeyang pun duduk di meja yang Ayin duduk sebentar tadi . 

          Beberapa saat kemudian , Ayin pun menuju ke arah Taeyang untuk mengambil pesanan . " Ahh , mungkin aku penat sangat kot . Malam tadi aku tak tidur . Hmm , tak mungkin tu Taeyang . " desis hati Ayin . " What do you want to eat sir ? " tanya Ayin . " You doesn`t recognize me ? " tanya Taeyang . Jantung Ayin berdegup laju . " Eh , macam aku kenal suara tu . " fikir Ayin . " Hello ? Hello ? Are .. Are you okay ? " tanya Taeyang dalam nada yang risau . " Eh , emm ... Errr .. Ahh , of .. of course i know you . Hehe . " balas Ayin . " Ahh , good . I thought you doesn`t recognize me anymore . " kata Taeyang lalu mengukir senyuman . " Ah , comelnya " kata Ayin dalam nada perlahan . " Emm , what do you say ? Pardon please ? " kata Taeyang . " Alamak ! Aku tersebut ke ? Ahh tidak ! " desis hati Ayin . " Eh eh , nothing . Nothing . Haha . Seriously nothing . " kata Ayin . " Haha . Okay ... Emm , i want to order the cookies that i eat last night . It was so addictive . Haha . " kata Taeyang . " Haha okay . " kata Ayin lalu beredar ke bahagian kaunter dan mengambil beberapa keping biskut untuk Taeyang . " Emm , cukup ke ni ? Ah macam tak cukup je . Tambah lagi lah . Emm , cakap aku belanja lah . Baru lah sweet . Haha , nakalnya kau Ayin ! " desis hatinya . 

          " Here`s your cookies . " kata Ayin lalu meletakkan sepinggan biskut di atas meja Taeyang . " Emm , this is too many . Mind share with me ? " kata Taeyang . " Eh , banyak ke ? Ah ! Bongok nya kau Ayin . " desis hati Ayin . " Emm , is it too many ? Okay i`ll share it with you . " kata Ayin lalu duduk di depan Taeyang . " Am i intterupting your working hours ? " tanya Taeyang . " Eh ? Haha . Since there is not many customers so my answer is ' no ' . " balas Ayin sambil ketawa kecil . " Haha , okay . Emm , can i know this cookie recipe ? " tanya Taeyang . " Eh ? Emm .. Of course ' no ' . The cookie recipe is a secret . " balas Ayin . " Ah kalau Taeyang dah tau resipi cookie ni nanti dia tak datang lagi kafe ni . Habislah aku . " fikir Ayin . " Haha , please tell me the secret ! " rayu Taeyang . " Haha , no ! Never okay ! " balas Ayin . " Please please please ? " kata Taeyang lalu mendagu . " Eh comelnya . " desis hati Ayin . Ayin memalingkan mukanya ke arah lain . " Err , what`s wrong ? " tanya Taeyang lalu duduk menyandar . " Err .. Nothing . Emm , if you want to know the recipe , come here often . If i have free times , i`ll teach you how to bake the cookies . " kata Ayin . Sebenarnya dia pun tidak tahu adakah idea itu bernas atau tidak . Dia hanya ingin meng-cover malunya sahaja . " Hmm , okay . I`ll come here often . " kata Taeyang lalu mengukir sebuah senyuman . 

ǝɯosǝʍ∀
Ayin * Aina


Hello we`re Ayin and Aina. We live in pluto. Have fun reading our fanfic. No harsh words, anons, haters, allowed here. Pretty Please?



Footprint
Print it here.


Hey there stanger. Leave your footprint here.


Memories


Big Clap
The Awesome People Behind the Scene


Skin by : Illi Shuhada
Template Basecode : Najmi Supian
Header : Illi Shuhada
Linkies code : WANA